Kerajaan Kioka


      Tahun 2105. Dunia depenuhi oleh teknologi yang canggih, hologram, robot, cyborg bukan lagi hal yang langka. Dunia saat ini sangat damai hampir tidak ada yang disebut golongan miskin atau pun kaya karena semua orang sama, semua orang mempunya teknologi yang sama. Perbedaan yang ada sejak dulu hingga sekarang hanyalah penjahat dan Penegak keadilan. Bagaimana pun cara pandangnya dunia saat ini adalah tempat yang indah. Tetapi dua tahun kemudian, tepatnya tahun 2107 terjadi gempa bumi dan banyak dari pabrik pembangkit listrik tenaga nuklir yang hancur, akibat hancurnya nuklir - nuklir di suluruh dunia yang disebabkan oleh gemba. terjadi bencana besar yang menyebabkan musnahnya manusia yang ada dibumi dan berubahnya tekanan atmosfir dan biologis alam dunia. Secara geografis akibat ledakan itu, benua menjadi empat macam yaitu benua hijau, benua es, benua api dan benua langit. Walaupun dunia berubah bekas teknologi zaman dahulu masih ada. dan menjadi sumber tenaga baru. Dengan berubahnya biologis dunia, hewan hewan berubah hingga munculnya kadal terbang yang menjadi makhluk terhebat. Manusia yang selamat dari perbuhan dunia itu membuat peradaban baru di benua hijau yang dipenuhi hutan - hutan yang sangat lebat. Satu hal yang tidak berubah dari dunia adalah lautan yang mana tetap sama seperti sebelumnya.
Manusia manusia yang masih hidup membentuk komunitas, lama - kelamaan menjadi sebuah keluarga. dari keluarga itu terbentuk pedesaan dan para anggota keluarga itu berpindah tempat dan membetuk pedesaan baru. Setelah banyak desa yang terbentuk semua orang kembali berkumpul dan membentuk sebuah kerajaan dengan seorang raja yang dipilih. Nama kerajaan itu adalah Kerajaan Kioka. Dengan raja pertama mereka Farlan Zaro Mahyan. Setelah 100 tahun berlalu, setelah raja Farlan wafat. terjadi perang saudara dan membuat Kerajaan Kioka terpecah dan menjadi beberapa kerajaan seperti touran, Zamine, Koka. Penduduk yang ingin tetap menjadi masyarakat kerajaan Kioka mereka pergi ke benua langit. tetapi setelah itu tidak ada yang tahu bagaimana keadaan mereka, apakah mereka berhasi atau binasa. karena tidak ada penduduk benua saat ini yang mampu pergi ke benua langit.  Menurut legenda mereka menggunakan tehnik rahasia kerajaan Kioka yang saat ini belum diketahui dimana teknologi itu. 

Keluar dan Berpisah


   Setelah melihat di televisi kami mengetahui bahwa tidak hanya di sekolah yang mengalami kejadian yang serupa. Kami memutuskan untuk keluar dari sekolah dan mencari tempat yang aman, karena kami yakin masih ada tempat yang aman diluar sana.
"Bagaimana kita keluar dari sini?", tanya tora.
"Kita bisa menggunakan bis sekolah. bagaimana?", jawab bu hinata.
"Lalu, apa kita punya kunci nya?", tanya yosino.
"Ada tetapi ada di dalam ruang kepala sekolah".
"Apa kalian siap?", tanyaku.
"hmm..", mereka menganggukkan kepala.
Kami langsung bersiap siap untuk pergi keruang kepala sekolah dengan tora yang ada didepan kami karena ia satu - satunya yang menggunakan senjata jarak jauh. Setelah masuk keruang kepala sekolah kami meminta bu guru hinata untuk mencari kuncinya. Setelah beberapa menit kami mendapatkan kuncinya. Kami langsung pergi kehalaman sekolah tempat bis sekolah berada. Selama perjalanan keluar kami melihat beberapa siswa yang selamat dan membantu mereka untuk keluar.
"Kami akan keluar dan mencari tempat yang aman, apa kalian ingin ikut?", ajakku pada mereka.
Mereka menganggukkan kepala berarti mereka setuju. Saat hendak keluar dari gedung sekolah, didepan pintu banyak sekali dari mereka. Ayano memberi tahu kami tentang mereka bahwa mereka hanya bereaksi pada suara yang keras.
"Sekarang siapa yang akan melakukannya".tanya Kak hana.
"Tentu saja, aku yang akan melakukannya.", aku mengajukan diri, tetapi yosino menghentikanku dan dimatanya terlihat sedih dan tak ingin kehilangan lagi.
"Jangan, aku akan ikut dengan mu!".
"Tidak perlu, aku akan baik-baik saja".
Aku berjalan menuruni tangga dengan berhati hati agar tidak terdengar suara yang keras. Dengan gemetaran dan ketakutan, aku berjalan diantara mereka dan mengambil sepatu yang tergeletak disana. Aku kaget saat salah satu dari mereka tepat berada di depanku, aku ketakutan dan berusaha agar tidak bersuara. Ternyata apa yang dibilang yosino benar, bahwa mereka tidak dapat melihat. Aku mengambil sepatu itu dan melemparnya kesamping, dan menghasilkan suara keras , mereka bergerak menghampiri suara itu. dikesempatan itu aku membuka pintu keluar, dan kami bergerak keluar.Tetapi saat menuruni tangga, salah satu dari kami senjatanya membentur pegangan besi tangga dan menghasilkan suara yang keras.!
"Lariiii...", aku berteriak mengisyaratkan untuk lari.
"Kenapa kau teriak, jika saja kau tidak teriak yang mendengar kita mungkin hanya disekitar kita saja.", Ayano marah padaku sambil berlari.
"Mustahil dengan suara sekeras itu tidak mungkin hanya disekitar kita saja". Buguru hinata ikut berbicara sambil berlari
Kami berlari kearah bus sekolah tetapi salah satu dari kami tertangkap mereka dan menjadi korban, dengan diikuti pacarnya. Saat hendak menutup pintu bus, terlihat segerombolan murid dan guru yang masih selamat, ternyata mereka adalah kelompok pak guru budo.
"Biarkan mereka.", Yosino menyuruhku.
"Kenapa? tidak bisa, mereka juga butuh bantuan" jawabku.
"Kau akan menyesal", yosino mengancamku dengan tatapan marah.
Setelah semua masuk kedalam bus. kita langsung berangkat dan pergi dari sekolah.
"Siapa yang menjadi pemimpinnya?". Tanya pak guru budo.
"Tidak ada, kita bekerja sama untuk bertahan hidup.", jawab kak Hana.
Sekali lagi yosino mengatakan " Kau akan menyesal", aku sempat berfikir kenapa dia membencinya. aku mengerti bahwa pak guru budo sangat licik, tetapi tak kukira ia sampai seperti itu.
"Itu berbahaya, kita butuh ketua tim untuk menjaga tim kita tetap solid." Ucap kata - kata pak guru budo
Setelah beberapa saat salah satu murid membuat onar dan mengatakan bahwa ia tak ingin satu bis denganku dan berusaha menyerangku, tetapi ia dapat dihentikan.
"Lihat kan, itu yang akan terjadi bila tidak ada ketua dalam tim kita." Ucap pak guru budo seperti nada ingin menguasai.
"Kalau begitu, aku yang akan menjadi leader nya". pernyataan diri budo.
"Hah, kau pasti hanya ingin jadi pemimpin kan?"sela ayano.
"Aku guru, dan masih murid, ayano. Sudah dipastikan, aku yang akan menjadi leader kalian."
Sulurh murid bertepuk tangan kecuali kami. dan tora ingin menembaknya tetapi ayano menghentikannya. Yosino merasa kecewa dan muak, dia langsung keluar dari bus. Aku berusaha menghentikannya, dan mengatakan hanya sampai dikota. Tetapi ada bus berkecepatan tinggi datang, ternya didalamnya semua orang sudah tergigit dan menjadi salah satu dari mereka. Aku menyelamatkan yosino dan kami terlempar masuk kedalam terowongan, karena kami tidak bisa keluar dan para zombie itu keluar dari bus yang terbakar, kami membuat janji untuk bertemu di kantor polisi diseberang jembatan.

Bertahan Hidup


       22 juli .2045. Dunia dilanda kekacauan , kota - kota mengalami kerusakan parah, hampir 60 % warga kota yang menjadi korban.Kematian hiroto menjadi kesedihan, penyesalan mendalam bagiku, terutama yosino. Bagaimana tidak?, hiroto adalah teman terbaik dan terdekatku, walaupun aku membencinya karena ia berpacaran dengan orang yang aku sukai. walaupun aku tahu, aku tidak berhak untuk membencinya. tapi setelah kematiannya aku merasa bersalah dan sedih. Aku memutuskan untuk bertarung dan berusaha untuk hidup. Aku bergerak ingin keluar.
"Apa yang kau lakukan?", tanya yosino menatapku.
"Aku akan turun dan menghajar mereka".
"Kenapa ? jika hiroto disini dia pasti akan mengatakan itu bukan hal yang bagus."
"Hentikan hiroto sudah mati, aku yang membunuhnya", jawabku dengan marah.
"Kenapa? kau membenci hiroto kan?, Karena dia berpacaran denganku kan?."
Aku tidak memperdulikannya dan bergegas membuka barikade nya.
"Hentikan, aku sudah kehilangan hiroto aku tak ingin kehilangan dirimu?". mintannya dengan menangis.
Akhirnya untuk pertama kalinya aku memeluk orang yang aku cintai. Aku mengatkan apa yang aku pikirkan dan menjelaskan keinginanku untuk tetap bertahan hidup. Akhirnya ia setuju, kami menggunakan rencana yang pernah kami gunakan saat darma wisata di tempat pemadam kebakaran. kami memanfaatkan tekanan air untuk menjaukan mereka dari barikade. setelah kami berhasil melakukannya, kami memgang kembali senjata kami dan bergerak turun kebawah.
     Disisi lain teman kami, ayano dan tora yang berhasil selamat sedang berusaha untuk meneliti kemampuan mereka.
"Apa yang kita lakukan disini, kita harus meminta bantuan!", tanya tora pada ayano.
"Sedang mengmati mereka, memang kita ingin meminta bantuan di mana?", balas ayano.
"Pada guru!".
"Lihat...", ayano menunjukkan pada tora apa yang terjadi diruang guru. yang mereka lihat disana. Para zombie itu menyerang para guru, dan mereka berkumpul disana.
"lihat itu kan, kita tidak bisa meminta bantuan para guru maupun datang kesana".
"Kalau begitu kita telpon polisi".
"Apa kau bodoh? Dengar, jika kekacauan hanya disekolah kita pasti sudah mendengar sirine dari mereka tetapi kita tidak mendengarnya, berarti tidak hanya disekolah yang mengalami kekacauan kemungkinan diseluruh kota mengalami hal yang sama."
"Kalau begitu, kita harus bagaimana?".
"Dengar aku tidak ingin mati disini, maupun menjadi salah satu dari mereka. Ambil kain itu dan beri air pada kain itu."
"Untuk apa?", taro bingung.
"Sudah lakukan saja".
Setelah membasahi kain itu dengan air ayano melempar kain itu ke meraka, tetapi mereka tak bereaksi, kemudian ia lempar lagi dan diarahkan ke lemari besi disebelah mereka. dan mereka bergerak kearah suara tersebut. Sesuai pendapat ayano mereka tidak bisa melihat tetapi mereka bergerak mengikuti suara yang ada.
     Ayano dan tora pergi ke ruang praktek sekolah untuk mencari sesuatu yang dapat digunakan sebagai senjata, mereka menemukan senjata yang dapat digunakan seperti penembak paku dengan angin. Setelah melihat senjata itu , tora seperti berubah ia tahu apa yang harus dilakukannya. Ia mengambil penembak paku itu, dan mengubahnya menjadi seperti senapan reffle dengan peluru paku. setelah mendapatkannya mereka pergi keruang guru dan menghabisi beberapa dari mereka. setelah mereka masuk mereka diserang oleh beberapa zombie. Ayano berteriak dan suaranya terdengar hingga keteling kami. kami mengikuti suaranya dan pergi keruang guru. sesampai kita disana kita bertemu dua orang lagi yang selamat yang juga sama - sama mengikuti suara teriakan ayano. Melihat ada 3 zombie disana kami menghabisi mereka. Kami lega karena pertarungan berakhir untuk sementara.
"Kita semua pasti sudah menganal bu Hinata , Mari kita mulai perkenalannya .Aku Hana ketua klub kendo, kelas 3 - E. Senang bertemu kalian!.", Kakak kelas kami memulai perkenalan.
"Aku Haruhiko, Kelas 2-B. Panggilanku Hal"
"Yosino anggota klub Bujutsu, Kelas 2-B"
"Taro, Kelas 2-B".
"Kenapa kalian senangnya berkenalan, kita akan mati lo". Kata ayano dengan ketakutan.
"Tenanglah , kita akan baik baik saja". Yosino berusaha menenangkan ayano."Dia ayano , kelas sama. 2-B.".
Setelah berkenalan kita beristirahat sejenak. Lalu kami menyalakan televisi. seperti dugaan kami kejadian ini tidak hanya terjadi pada kita tetapi diseluruh kota mengalami hal yang sama. Kami sempat berfikir apakah dunia akan berakhir seperti ini. Untuk itu kami harus segera memulai memutuskan apa yang ingin kami lakukan.

Kebangkitan


                Malam itu tidak ada yang menyadarinya. Suasana sedikit berbeda dengan apa yang biasanya kulakukan. Malam itu aku tidak bisa tidur dengan nyenyak, firasatku mengatakan akan terjadi hal buruk yang menimpaku. Tetapi aku tidak memperdulikannya.
               Ke esokan harinya."Hai, han, kamu sedang apa?", melihatnya sedang melamun di depan gerbang sekolah. "tidak ada, hanya saja hari ini terasa berbeda dengan yang sebelumnya."
"Tak perlu dipikirkan, ayo masuk , kita bisa mengganggu pelajar yang lain bila terus disini."
"hmmm..., oke."
  Memang benar, aku juga merasa demikian, hari ini jauh berbeda dengan hari -hari yang kemarin. setelah beberapa saat bel tanda dimulai pelajaran. Entah kenapa mood ku hari ini sangat buruk, melihat yosino teman semasa kecil ku, berbincang bincang dengan teman dekatku hiroto.
Saat itu juga aku kesal dan keluar dari ruang kelas, saat aku menaiki tangga menuju balkon aku sempat berfikir kenapa aku melakukan ini. saat aku melihat kota, yang terlihat disana adalah kepulan asap deberbagai tempat, kukira terjadi kebakaran. Aku berniat keluar dari sekolah, saat di lorong aku melihat ada orang yang membuat keributan di depan pintu gerbang sekolah. Para guru akhirnya menghampirinya. Tiba - tiba saja orang itu menyerang, dan para guru terluka parah, kukira mereka meninggal tetapi tidak, mereka hidup kembali. Aku kembali kekelas dan memeperingatkan temanku hiroto dan yosino.
"Hoi, ayo keluar dari sini,", aku berteriak pada yosino
"Kau kenapa, tiba tiba begitu."
"Sudahlah ikut denganku." ayo memegang tangannya.
"Apa terjadi sesuatu?", tanya hiroto.
"iya, tadi aku melihat orang aneh didepan gerbang sekolah, saat para guru datang tiba - tiba orang itu menyerang mereka, dan para guru itu tewas tetapi mereka tidak tewas, mereka hidup kembali."
"Jangan bercanda, hal itu hanya terjadi dalam film fiksi saja." teriak yosino sambil menangis.

        "Kepada seluruh siswa diharapkan segera mengungsi dari sekolah karena ada tindak kekerasan di dalam sekolah, diharap kan seluruh siswa keluar dari sekolah dan jangan berdesak desakan. sekali lagi, kepada seluruh siswa diha...... apa yang kau lakukan..... ahhhhhhhh". 

Beberapa saat seluruh siswa terhening, kemudian mereka panik dan berlari keluar mereka berramai ramai, saling mendorong satu sama lain, tidak sedikit dari mereka yang terjadi. banyak dari mereka yang tergigit para guru dan berubah menjadi zombie. Aku hiroto dan yosino pergi mencari senjata yang dapat digunakan untuk menahan mereka. setelah kami mendapatkannya kami segera berlari ke atas balkon. karena kami kira disitu tempat yang aman. Tetapi selang beberapa waktu, zombie itu bermunculan tak sedikit yang datang ke atas balkon, kami segera berlari keatas tempat penyimpanan air,dan membuat barikade untuk menahan mereka, saat membuatnya tangan hiroto tergigit oleh mereka ,
"Hiroto, kamu tidak apa - apa?". tangis yosino melihat kondisi hiroto
"Nee hal, bisa kamu bantu aku, aku akan terjun dari atas balkon dan jatuh dengan kepala duluan kebawah".
"Tidak....", teriak yosino histeris.
"Aku tak ingin menjadi seperti mereka... uuakkkk.... Hal tolong bantu aku.". tangis hiroto.
Tetapi yosino tetap menolak untuk kematian hiroto. kemudian hiroto akhirnya berankhir menjadi seperti mereka. Aku tidak tahan melihatnya, aku senjata milikku dan kuhancurkan kepala hiroto, aku, yosino merasa sedih, terlebih yosino. 
22 juli 2045, 15:30:10 . diseluruh kota terjadi banyak kekacauan. banyak dari mereka yang berubah seperti zombie

Seven Deadly Sins


DOSA AMARAH, AMARAH SANG NAGA
     
     Zaman dahulu, suku Iblis, suku Dewa, dan Manusia. Pelindung manusia yang memiliki kekuatan sihir yang hebat, ditakuti dan dihormati, Kesatria Suci. diantara mereka terdapat 7 orang yang disebut tujuh dosa mematikan dengan 7 lambang hewan liar yang menjadi musuh kesatria suci lainya.

   Dipinggiran kerajaan liones, terdapat puluhan kesatria suci yang gugur. Rumor mengatakan bahwa terjadi pembantai besar besaran yang dilakukan oleh tujuh dosa mematikan setelahnya mereka hilang entah kemana.

   10 tahun telah beralalu, rumor tentang tujuh dosa mematikan tersebar luas, seluruh penduduk takut kepada meraka. Kemudian seseorang melihat Kesatria dengan baju zirah besi penduduk mengira bahwa orang tersebut salah satu dari mereka. Setelah menceritakan hal itu pada penduduk di warung boar hat, mereka tidak mempercayainya.
    "Jangan bohong, hal itu hanya untuk anak - anak", salah satu penduduk dengan meminum bir miliknya.
setelah beberapa saat, orang itu pun muncul. para penduduk lari ketakutan.
    "Jangan menakuti mereka, lihat mereka semua pada kabur.", Kata pemilik warung dengan tenangnya.
Orang itu tiba tiba terjatuh, dan yang dilihat mereka adalah seorang gadis dengan rambut berwarna putih, dan cantik.
   "Ini dimana?, aku kenapa....", tanya gadis itu.
   "Kau datang ke warungku, lalu tiba - tiba pingsan". jawab sang pemilik.
   "warung?".
   "Boar Hat, warung milikku."
   "Apa kau masternya".
   "apakah aneh?"
  "Tidak, tapi aku melihat pedang dipunggungmu!."
   "Oh, ini kah,", Sambil menarik pedangnya. "Bagaimana? takut?, ini hanya untuk menakuti pelanggan yang tidak mau membayar.", bicaranya dengan tersenyum.
   "Aku merasa kasihan pada pelayan yang harus membayar masakanmu ." selang sang babi, persaan menyindir.
  "Oh. ada babi yang bisa bicara", memeluknya dengan senangnya.
  " Namaku hawk, salam kenal"
Sang pemilik warung membuatkan makanan, tetapi makanan itu terasa menjijikkan.
 "Bagaimana, menjijikkan kan?, tanyanya sambil tersenyum
 "Iya tetapi sangat enak!."jawabnya sambil menangis.
Sang pemilik warung bertanya untuk apa menggunakan baju zirah itu. gadis itu ingin mencari tujuh dosa mematikan. setelah bertanya pasukan yang diperintah kesatria suci datang, mereka mencari kesatria berzirah dari tujuh dosa mematikan. sang gadis itu kabur tetapi pasukan itu melihatnya dan mereka mengejarnya.Hawk ikut mengejarnya dengan menyerang pasukan itu. sementara sang gadis diselamatkan oleh pemilik warung tersebut. Tiba tiba mendapat serangan dari belakang. tetapi mereka dapat menghindarinya.
   "Kalian, kenapa masih hidup, jangan mengubah hitungan orang tewas yang telah ku konfirmasi". tanya sang penyerang.
   "Jangan menkonfirmasi seenaknya", jawab hawk
   "Apa kau masih sadar", bisik pemilik warung pada gadis itu.
  " Iya."
  "Bagus, bila ku beri aba - aba, kau larilah, paham?".
  "Iya."
 "Siapa dari mereka dari tujuh dosa besar?, tak satupun dari mereka yang sesuai dengan yang terpampang di posterburonan", tanyanya pada pasukan
Setelang sang penyerang melihat anting - anting di telinga sang gadis. ia menyadari sesuatu.
  "Oh. Aku sangat beruntung, dilihat dari anting - anting mu itu, berarti kau dari keluarga kerajaan. dengan kata lain kau adalah Putri ketiga, Putri Elizabeth.
 Hawk dan pemilik warung kaget mengetahui bahwa ia seoang putri kerajaan liones. Sang penyerang ingin membunuhnya. Sang pemilik memberi aba - aba berlari. mereka berlari ke dalam hutan. sang penyerang meyerang mereka dengan meyabitkan pedangnya dan memotong pepohonan di hutan, sebelum serangannya mengenainya, pemilik warung  menolongnya.
  "Kumohon, kamu pergilah", pinta elizabeth pada sang pemilik warung.
  "Sepertinya ia ingin membunuh kita berdua."
  "Kenapa? setelah aku pergi berpetualang mencari tujuh dosa mematikan sendirian, aku merasa cemas, karena sebelumnya aku belum pernah berpetualang. aku sangat bahagia. aku tak bisa mengandalkan siapa pun, tetapi kamu tidak mengetahui siapa aku , kau memperlakukan aku dengan sangat baik. karena itu meski aku tidak tahu namamu, aku tak ingin melibatkanmu dalam hal ini."
Setelah mendengar ucapannya sang pemilik warung mengenang masa lalunya. ia tersenyum dan mengatakan
  "Meliodas, itu namaku", kata sang pemilik warung
  "Tidak mungkin, mungkin kah kau......., tetapi kau......?", tanya elizabeth dengan kaget.
Ia melihat simbol yang ada ditubuhnya, dan disaat yang sama sang penyerang menyerangnya. tetapi serangannya tidak mengenainya malahan serangannya kembali kepadanya.
  "Pedangku seharusnya sudah mencabikmu, tetapi kenapa, kau masih ada. malahan seranganku kembali meyerangku.". persanaan kaget dan bingung sang penyerang melihat serangannya dan pedang yang digunakan orang itu.
  "Tunggu, aku pernah melihat wajahmu dulu, tidak, tetapi kenapa wajahmu tak berubah dari dulu."
  "Kau tahu siapa diriku?".
sang penyerang menyerang dan meliodas mengembalikan seranganya.
  "Kekuatan luar biasa yang melegenda ini.........".
Sang penyerang itu terhempas ke langit.
  "Tujuh dosa mematikan, dosa kemarahan, Kemarahan sang naga. Meliodas".
  "Dengan begini kau sudah menemukan salah satunya, elizabeth. meskipun masih ada enam yang tersisnya. Aku sudah mencari mereka akhir akhir ini dengan alasan tertentu. aku membuka warung dan mencari informasi tentang mereka. Kau mau ikut bersamaku, kan?". Penyataan meliodas.
  "Iya.". Jawab elizabeth dengan bahagia.
Mereka memulai petualangan meraka untuk mencari tujuh dosa besar yang tersisa.






Adaptasi dari anime nanatsu no taizai. Juichi Yamaki